LATGABNAS DI PANGANDARAN TAHUN 2006

Photo In Memorial Pertama kali Berdirinya Ranting Karawang

NAGA GENI

Photo ini diambil saat Latihan di Pantai Pakis Kabupaten Karawang

BERSAMA GU

Sebagai Ranting Ranting Baru Bangga Rasanya bisa berfhoto bersama GU (Kang Dicky)

PESERTA LATGABNAS DARI KARAWANG

Fhoto santai bersama Anggota HI Ranting Karawang

BERBARIS ANTRI.....

Persiapan saat-saat Latihan bersama....

Minggu, 03 November 2013

S A L A K S A N A G A R A / S A L A K A N A G A R A ?

S A L A K S A N A G A R A adalah kerajaan pertama di Nusantara yang didirikan oleh ARKHYTIREMA yang terdiri dari kumpulan-kumpulan negeri. Karena susah penyebutannya berubah menjadi SALAKANAGARA.

Kerajaan Salakanagara, berdasarkan naskah Wangsakerta-Pustaka Rajyarajya Bumi Nusantara diperkirakan merupakan kerajaan paling awal yang ada di Nusantara. Salakanagara dalam sejarah Sunda (Wangsakerta) disebut juga Rajataputra. Salaka berarti perak, sedangkan nagara sama dengan kota, sehingga Salakanagara banyak ditafsirkan sebagai Kota perak, kota inilah yang disebut Agyre oleh Ptolemeus tahun 150 M, terletak di daerah Teluk Lada Pandeglang. Salakanagara awalnya berbentuk suatu masyarakat yang tinggal di wilayah tersebut, bahkan namanya belum disebut Salakanagara, hanya dipimpin atau dikelola oleh penghulu. Aki Tirem merupakan penghulu dan penguasa kampung setempat. Nama lain Aki Tirem Luhurmulya adalah Angling Dharma dan Wali Jangkung, namun ada pendapat lain bahwa Prabu Angling Dharma lebih tepat pada Raja Dewawarman. Prabu Angling Dharma terkenal sebagai kisah cerita rakyat (folkore) masyarakat Bojonegoro.

Raja pertama Kerajaan Salakanagara adalah Dewawarman. Dewawarman yang merupakan duta dari kerajaan India yang diutus ke Nusantara (Pulau Jawa), kemudian Dewawarman dinikahkan oleh Aki Tirem Luhurmulya dengan puterinya bernama Pwahaci Larasati (orang sunda menyebut Dewi Pohaci), maka setelah Dewawarman menjadi menantu dari Aki Tirem Luhurmulya diangkatlah Dewawarman menjadi Raja I yang memikul tampuk kekuasaan Kerajaan Salakanagara. Saat menjadi Raja Dewawarman I dinobatkan dengan nama Prabhu Dharmalokopala Dewawarman Haji Raksagapurasagara sedangkan Dewi Pohaci diberi gelar Dwi Dwani Rahayu penyerahan kekuasaan tersebut terjadi pada tahun 122 M, dan pada saat itu diberlakukan pula penanggalan sunda yang dikenal dengan Saka Sunda. Rajataputra adalah ibukota Salakanagara yang hingga tahun 326 M menjadi pusat pemerintahan Raja-raja Dewawarman (dari Dewawarman I - VIII). Salakanagara berdiri selama 232 tahun, tepatnya dari tahun 130 M sampai 362 M. Raja Dewawarman I sendiri hanya berkuasa 38 tahun dan digantikan anaknya yang menjadi Raja Dewawarman II dengan gelar Prabu Digwijayakasa Dewawarmanputra.

Penelusuran saya tentang kejayaan kerajaan Sunda yang dimulai dari Kerajaan Salakanagara diperkuat setelah membaca novel sejarah berjudul "Perang Bubat" disana dikemukakan pada dasarnya, hampir semua rumpun yang ada di tanah Jawa ini punya hubungan dengan Sunda. Sang Wretikandayun, pendiri Kerajaan Galuh, berputra Mandi Minyak. Mandi Minyak kemudian menjadi Raja di Bumi Mataram. Putra Mandi Minyak diantaranya adalah Senna. Kemudian Senna ini pun menjadi Raja Mataram. Senna berputra Sanjaya. Sanjaya ini termasuk ksatria keturunan Sunda yang gagah dan pandai berperang. Dia menaklukkan beberapa di wilayah Jawa Tengah. Berhasil menaklukkan kekuatan perompak di Selat Sunda yang di dukung Kerajaan Sriwijaya. Dan pada akhirnya Sanjaya pun berhasil mengalahkan pasukan Sriwijaya yang kala itu di perintah oleh Raja Sriwijaya Kelima.

Bangunan keraton megah yang pertama kali dibuat adalah di Pakuan, bernama Sri Bima Punta Narayana Madura Suradipati. Arsiteknya adalah Maharaja Tarusbawa, Raja Kerajaan Sunda. Keraton Kerajaan Sunda yang kala itu ibu kotanya terletak di Pakuan meiliki arti khusus. Lima bangunan megah yang berjajar yang disebut sebagai mandala, melambangkan kekuasaan Kerajaan Sunda. Mandala pertama disebut sebagai "Sri Bima", melambangkan wilayah kekuasaan Sunda yang ada di Jawa Kulon. Mandala kedua diberi nama "Punta" melambangkan kekuasaan Sunda di sebagian wilayah Sumatra. Mandala ketiga bernama "Narayana" melambangkan kekuasaan Sunda di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur. Mandala keempat bernama "Madura", melambangkan kekuasaan di Madura dan sekitarnya. Kemudian mandala kelima disebut sebagai "Suradipati" melambangkan kekuasaan Sunda yang mencakup Bali dan Nusa Tenggara. Atas pengakuan ini pula, kelak di kemudian hari di Nusantara di kenal wilayah Sunda Besar dan Sunda kecil.

Kerajaan Majapahit yang kala itu menjadi Kerajaan terbesar di Asia Tenggara mengakui asal usul kerajaannya, Prabu Rajasanagara atau lebih dikenal dengan Hayam Wuruk bermaksud untuk meminang Putri mahkota kerajaan Sunda yaitu Dyah Pitaloka Citraresmi, kehendak Sang Raja sempat di cegah oleh Mahapatih Gajah Mada dikarenakan Sumpah Amukti Palapa yang telah terucap oleh Gajah Mada bahwa "Tidak akan makan buah palapa sebelum Nusantara dipersatukan di bawah Majapahit", tapi Prabu Hayam Wuruk mengingatkan kembali bahwa Majapahit ini memiliki riwayat yang panjang, dan kesemuanya bermuara ke tanah Sunda. Sekarang aku beritahu, Sunda itu leluhur kami. Kami harus hormat pada mereka. Mungkin ini jadi masalah berat bagimu. Tundukkanlah seluruh negeri yang ada di Nusantara. Jadikan mereka negeri bawahan Majapahit kecuali Sunda. Dengan mereka, bahkan aku ingin mengentalkan kembali kekerabatan, Itulah sebabnya, aku memutuskan untuk mengambil permaisuri dari tanah Sunda., " Kata Sang Prabu.

Jadi cikal bakal Kerajaan Nusantara itu berasal dari Kerajaan Salakanagara, dari masa kejayaannya hingga masa keruntuhannya Salakanagara telah melahirkan kerajaan-kerajaan hebat di Nusantara. Sisa-sisa peninggalan berupa Menhir Cihunjura, dolmen, batu magnit, batu dakon, air terjun curug putri, pemandian Prabu Angling Dharma terdapat di Cihunjuran, Citaman, Gunung Pulosari, dan ujung kulon.

Kerajaan ini terletak di daerah jawa barat/Banten.., anehnya kerajaan ini jarang di sebutkan di buku sejarah.  padahal kerajaan ini adalah kerajaan tertua di indonesia yang lebih tua dari kerajaan tarumanagara yang kenayakan kita tahu adalah kerajaan tertua di Indonesia.
Apakah ini ada hubungannya dengan politisasi suku tertentu di indonesia. Agar di katakan suku terbaik yang “katanya” gencar sekali di negri? atau sejarawan kita malas untuk menelusuri ?

Atau hanya kebetulan belaka….,?

Sumber

Sabtu, 19 Oktober 2013

Salaka Domas dan Salaka Nagara

OLeh :Lucky Hendrawan

Peradaban “Sunda” telah ada antara 30.000 – 12.000 tahun sebelum Masehi, jauh lebih tua dari peradaban bangsa Mesir (6000 SM). Namun demikian perlu dipahami terlebih dahulu bahwa istilah “SUNDA” sama sekali bukan nama etnis (suku) yang tinggal di Jawa Barat, sebab Sunda merupakan nama wilayah besar yang ditimbulkan oleh adanya ajaran “SUNDAYANA” (yana=ajaran) yang disebarluaskan oleh Maharaja Resi Prabhu Sindhu-La-Hyang (bapak dari Da Hyang Su-Umbi=Dayang Sumbi). Inti ajaran Prabhu Sindhu atau Sintho (di Jepang) dan di India menjadi HINDU (Hindus) adalah ajaran ‘budhi-pekerti’ dan ketata-negaraan yang disebut sebagai La-Hyang Salaka Domasdan La-Hyang Salaka Nagara.

Kamis, 17 Oktober 2013

Lemuria/mu

Lemuria/mu merupakan peradaban kuno yang muncul terlebih dahulu sebelum Atlantis. Para peneliti menempatkan era peradaban Lemuria/mu disekitar 75.000 SM – 11.000 SM. Jika kita lihat dari periode itu, Bangsa Atlantis dan Lemuria/mu seharusnya pernah hidup bersama selama ribuan tahun lamanya. Gagasan Benua Lemuria/mu seharusnya terlebih dahulu eksis dibanding peradaban Atlantis dan Mesir Kuno dapat kita peroleh penjelasannya dari sebuah karya Augustus Le Plongeon (1826-1908), seorang peneliti dan penulis pada abad ke-19 mengadakan penelitian terhadap situs-situs purbakala peninggalan bangsa Maya di Yucatan. Informasi tersebut diperoleh setelah keberhasilan menerjemahkan beberapa lembaran catatan kuno peninggalan bangsa Maya.

Open Dialog & Latgab


Assalamualaikum wr wb..

Diinformasikan kepada seluruh Akang/Teteh Anggota Hikmatul Iman. Insya Allah akan diadakan 2 kegiatan (Open Dialog & Latgab dalam 1 hari) bersama Guru Utama – Kang Dicky Zainal Arifin.
Pada hari Minggu 20 Oktober 2013 di Universitas Pasundan – Jl. Dr. Setiabudi No.193 Bandung:
• OPEN DIALOG
Waktu : 13.00 – 14.30
Lokasi : Mesjid Jami Ulul Albab – UNPAS
• LATIHAN GABUNGAN Waktu :
Ba’da Ashar (Diharapkan Shalat Ashar di UNPAS)
Lokasi : Lapangan Utama Fakultas Teknik UNPAS
Demikian informasi yang kami sampaikan. Terimakasih atas perhatiannya.
Wassalamualaikum wr wb..
——-
LSBD Hikmatul Iman Indonesia
Web : www.hikmatuliman.or.id
FB : www.fb.com/hikmatuliman
Twitter : @hikmatuliman_
*Disediakan stand bagi yang ingin menjual makanan atau barang, untuk pendaftaran / info hubungi Contact Person : Teh Suci 081809504572 / 082182181170